Restoran dan Makanan Khas Jepang di Indonesia

Restoran dan Makanan Khas Jepang di Indonesia

Makanan tradisional khas dari Jepang sangat unik, meskipun secara umum hanya menggunakan bahan yang sederhana, namun bisa memberikan gambaran betapa teguhnya orang Jepang dalam mempelajari sesuatu. Makanan Jepang bisa dibuat oleh setiap orang, namun di saat bersamaan ada makanan yang rumit luar biasa dan membutuhkan ketelatenan tingkat tinggi untuk membuatnya. Dengan kata lain, makanan Jepang, menyandang istilah Shizuo Tsuji, yang artinya a simple art atau seni tapi sederhana (sederhana tapi penuh seni).

Ciri Khas Makanan Tradisional Jepang

Ciri pertama dari makanan jepang adalah dibuat berdasarkan musim. Umumnya, masyarakat jepang akan membuat makanan sup kacang merah yang dipadukan dengan mochi dan natto ketika musim salju datang. Atau, saat musim semi hangat datang, bakke miso, makanan klasik Jepang berbahan bunga fukinotou yang selalu tumbuh ketika musim semi menjadi makanan yang cocok disajikan.

Ciri selanjutnya dapat dilihat dari unsur kesederhanaan yang tidak butuh proses panjang berjam-jam, tidak butuh banyak jenis bumbu, dan memerlukan penataan yang dipoles berlebihan. 

Sama seperti makanan-makanan dari negara lain yang punya dasar agrikultural kuat, masakan Jepang jelas lebih mengandalkan kesegaran bahan, nutrisi, dan keseimbangan komponen makanan.

Makanan Jepang sangat mengedepankan keseimbangan nutrisi, dalam satu makanan tradisional Jepang terdiri dari nasi, sup, lauk utama, dan dua lauk pendamping. Maka dari itu, makanan tradisional Jepang merupakan makanan yang sehat karena makanan seperti nasi atau gandum atau sup tidak perlu digoreng. Beberapa jenis makanan bahkan dimakan mentah dan segar seperti misalkan sashimi. 

Sejarah Restoran dan Makanan Jepang di Indonesia

Makanan Jepang telah berkembang, berevolusi, dan mampu menghadapi berbagai perubahan besar. Dari revolusi Meiji hingga revolusi industri, telah membuat masakan Jepang menjelma menjadi berbagai bentuk. Revolusi makan berakar pada konsep tradisional, yang mengadopsi pendekatan kontemporer.

Melacak secara tepat untuk masuknya makanan Jepang ke Indonesia memang tidak bisa dipastikan waktunya. Namun, diketahui jika restoran Kikugawa adalah yang pertama kali hadir dan berdiri di Jakarta sejak tahun 1969. Kikuchi Surutake berada di kawasan Cikini, Jakarta Selatan dengan suguhan kuliner tradisional Jepang, seperti sushi, kari, sukiyaki, hingga sashimi.

Generasi kedua berada di tahun 1970 hingga tahun 1990 berdiri restoran Furusato yang muncul bersamaan dengan diresmikannya hotel Sari Pan Pacific di Jakarta pada Tahun 1976. Namun, pada tahun 1987, Furusato berganti nama menjadi Keyaki. Selanjutnya pada tahun 1985, muncul Hoka Hoka Bento yang semakin mempopulerkan masakan Jepang dengan konsep masakan cepat saji pertama yang ada di Indonesia. 

Generasi ketiga makanan Jepang di Indonesia hadir pada awal tahun 1990, yaitu little Tokyo di kawasan Melawai, Jakarta Selatan. Bersamaan dengan itu hadir pula restoran Ajihara dan tenpura Hana (Yogyakarta).

Saat ini, hampir di setiap kota di Indonesia sudah dijamah dengan berbagai macam restoran Jepang, baik yang mengusung makanan tradisional, modern, hingga makanan cepat saji.

Restoran Jepang di Indonesia dan Menu Andalannya

1. Restoran Yoshinoya – Japanese Beef Bowl

Yoshinoya restoran yang menjual Japanese Beef Bowl dengan berbagai rasa dan ukuran mangkuk. Harganya juga standard untuk ukuran mall dengan porsi yang relatif mengenyangkan. Restoran ini sudah ada di beberapa kota seperti Jakarta, Tangerang, dan Palembang

2. Gokana Resto Ramen & Teppan – Ramen dan Teppanyaki

Gokana Resto Ramen & Teppan menyuguhkan menu utamanya yaitu ramen dan teppanyaki yang lumayan banyak variannya. Jika dilihat secara sekilas, ramen di restoran ini mirip seperti perpaduan antara Ramen Seirock-ya dan Pepper Lunch. Sedangkan Teppanyaki disajikan di atas hot plate sehingga memberikan kesan megah bagi yang mencicipinya. 

3. Kimukatsu – Mille Feuille Khas Jepang

Kimukatsu merupakan restoran katsu berjenis mille feuille khas Jepang dengan aneka rasa. Mille Feuille disuguhkan dengan berlapis-lapis kelezatannya, berupa isian daging ayam dan sapi dilengkapi dengan berbagai pilihan saus yang menggugah selera.

4. Uncle Tetsu – Japanese Cheese Cake

Restoran Jepang yang satu ini sangat terkenal dengan menu Japanese Cheese Cakenya. Uncle Tetsu saat ini memiliki beberapa cabang di Jakarta dan sejumlah kota besar lainnya di Indonesia.

Itulah beberapa informasi restoran dan makanan khas Jepang yang ada di Indonesia.

Artikel ini dipersembahkan oleh Glori Melamine. Untuk artikel lain mengenai Makanan Jepang, Korea, Chinese Food, Western Food, dan Negara Jiran bisa baca di Blog lain kami.

Bagi Anda yang tertarik untuk memulai bisnis makanan atau restoran, bisa menggunakan produk melamine dari Glori. Kunjungi Glori Store untuk melakukan pembelian secara Online.

SHARE
Scroll to Top
Free Konsultasi
WA - Konsultasi Gratis
Halo,
Jangan sungkan Hubungi kami
konsultasikan kebutuhanmu dengan kami.
Powered by

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/glorimel/public_html/glori-melamine.com/wp-includes/functions.php on line 4552